Permintaan dan Penawaran


Permintaan dan Penawaran

A. PERMINTAAN
Permintaan adalah sejumlah barang atau jasa yang diinginkan dibeli atau dimiliki pada berbagai tingkat harga pada waktu tertentu. Fungsi permintaan dalam ilmu ekonomi adalah sebuah fungsi yang menunjukan hubungan antara harga barang dengan jumlah barang yang diminta oleh masyarakat. "Fungsi Permintaan" berasal dari dua kata, yaitu fungsi dan permintaan. "Fungsi" adalah ketergantungan suatu variabel dengan variabel lainnya.
 Keadaan keseluruhan dari hubungan antara harga dan jumlah permintaan.
•  Fungsi permintaan memiliki beberapa sifat khusus, di antaranya:
1) Fungsi permintaan bersifat negatif. Artinya, jika nilai p bertambah, maka nilai q akan berkurang, begitu juga sebaliknya. Hingga suatu saat nilai p akan menyentuh titik tertinggi (harga maksimal), titik q akan menyentuh titik terendah (barang tidak ada), sebaliknya, q akan menjadi barang bebas jika titik p mencapai titik terendahnya (harga 0 atau gratis).
2) Titik titik pada fungsi permintaan tidak dapat memiliki nilai negatif dan tidak mungkin bernilai tak terhingga (~), ini berarti fungsi permintaan selalu terletak di kuadran I.
3) Fungsi permintaan bisa berbentuk linier atau kurva.
4) Fungsi permintaan memiliki fungsi satu-satu.
•  Jumlah Barang Yang Diminta
Banyaknya permintaan pada suatu tingkatan harga tertentu.
•  Kurva Permintaan
Kurve permintaan adalah suatu kurve yang menggambarkan sifat hubungan antara harga suatu barang dan jumlah barang tersebut yang diminta oleh para pembeli. Kurve permintaan dibuat berdasarkan data riel di masyarakat tentang jumlah permintaan suatu barang pada berbagai tingkat harga, yang disajikan dalam bentuk tabel.
•  Hukum Permintaan
Jika harga naik, jumlah yang diminta akan turun. Ceteris Paribus
•  Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan
a.       Rata-rata pendapatan konsumen. Apabila pendapatan naik, setiap orang akan cenderung   mengkonsumsi lebih/membeli lebih banyak barang meskipun harga barang tidak berubah.
b.      Ukuran pasar. Kota yang populasinya lebih besar cenderung akan membeli lebih banyak daripada kota yang populasinya kecil.
c.       Harga dan ketersediaan produk-produk yang berkaitan. Salah satunya yang penting adalah produk substitusi. Misalnya saja, permintaan akan mobil berukuran sedang akan rendah apabila harga mobil berukuran kecil murah.
d.      Selera Berbagai perbedaan sejarah dan budaya akan mempengaruhi selera konsumen. Produk tertentu mungkin laku di suatu wilayah, namun tidak di wilayah lainnya. Misalnya saja, daging kerbau tidak akan laku di India karena tabu untuk dikonsumsi (kerbau adalah binatang yang mulia di India). Perbedaan ini juga dapat berupa kebutuhan psikologi tertentu, pakaian dan makanan khas daerah, rokok, mobil mewah, dan lain sebagainya.
e.      Pengaruh-pengaruh khusus. Misalnya saja, permintaan produk dekorasi natal menjelang perayaan Natal, baju renang menjelang musim panas, payung menjelang musim hujan, dan transportasi publik ketika harga parkir/bensin sangat mahal.
•  Perubahan Jumlah Yang Diminta
Berubahnya jumlah barang yang diminta karena adanya prerubahan harga.
•  Perubahan Permintaan
Berubahnya jumlah barang yang diminta, karena perubahan dalam satu atau lebih ceteris paribus
•  Jenis - jenis permintaan
1) Permintaan Absurd/Absolut
Permintaan Absurd / Absolut adalah permintaan yang tidak diikuti dengan kemampuan untuk membeli.
2) Permintaan Potensial
Permintaan potensial adalah permintaan yang sudah didukung oleh daya beli, namun belum terdapat keinginan untuk membeli.
3) Permintaan Efektif
Permintaan Efektif adalah permintaan yang didukung oleh kemampuan untuk membeli (mempunyai daya beli)
4) Permintaan Individu
Permintaan Individu adalah permintaan yang dilakukan oleh satu konsumen saja.
5) Permintaan Pasar
Permintaan pasar adalah permintaan yang dilakukan oleh konsumen secara keseluruhan dalam pasar.
•  Pengaruh Subtitusi (Penggantian)
Hukum permintaan dapat juga dijelaskan oleh pengaruh subtitusi (penggantian). Jika harga suatu barang lebih rendah dari yang diperkirakan,maka konsumen akan melihat adanya kesempatan tawar-menawar dengan memperbandingkannya dengan barang yang masih memiliki harga penuh. Konsumen untuk sementara waktu akan merubah pola konsumsinya dengan menggantikan barang yang masih memiliki harga penuh.
Andaikan ada seorang pelanggan yang masih ragu-ragu antara membeli potongan daging babi atau potongan daging sapi sebelum memasuki sebuah supermarket. Jika kemudian potongan daging babi mempunyai suatu promosi khusus dengan diturunkannya harga, sedangkan harga potongan daging sapi tidak berubah, maka hal itu mungkin akan mempengaruhi pelanggan untuk membeli potongan daging babi tanpa ada keraguan. Ini adalah suatu ilustrasi efek subtitusi (penggantian).

B.PENAWARAN
Penawaran adalah sejumlah barang atau jasa yang disediakan untuk dijual pada berbagai tingkatan harga pada waktu dan tempat tertentu. Pengertian lain dari pesnawaran adalah keinginan dan kemampuan para penjual atau penyalur untuk menawarkan berbagai jumlah barang dalam suatu relevansi harga.
 Keadaan keseluruhan dari hubungan antara harga dan jumlah penawaran.
•  Jumlah Barang Yang Diminta
Banyaknya penawaran pada satu tingkat harga tertentu
•  Kurva Penawaran
Kurva penawaran menunjukkan hubungan antara harga suatu produk dengan kuantitas yang ditawarkan (kuantitas yang bersedia diproduksi/dijual), jika hal-hal lainnya konstan/ceteris paribus. Kurva penawaran ber-slope positif, yaitu jika harga naik maka kuantitas penawaran akan bertambah, dan sebaliknya.
•  Hukum Penawaran
Jika harga naik, jumlah yang ditawarkan akan naik. Ceteris Paribus
•  Faktor Yang Mempengaruhi Penawaran
a. Teknologi/IPTEK. Teknologi berkaitan erat dengan biaya produksi. Perkembangan teknologi cenderung menurunkan biaya produksi. Semakin rendah biaya produksi atas suatu produk, semakin banyak jumlah yang diproduksi/dijual.
b. Harga input. Harga input seperti tenaga kerja, mesin, dan material juga sangat mempengaruhi biaya produksi. Semakin rendah harganya, semakin banyak kuantitas yang bersedia diproduksi.
c. Harga produk-produk yang berkaitan. Ini terutama berlaku untuk output substitusi yang diproduksi oleh satu perusahaan.
d. Kebijakan pemerintah. Kebijakan seperti pajak, teknologi yang boleh/tidak boleh digunakan, lingkungan hidup, harga listrik, upah minimum, dan lain-lainnya akan mempengaruhi biaya produksi, dan pada akhirnya empengaruhi kuantitas yang bersedia diproduksi.
e. Pengaruh-pengaruh khusus. Misalnya cuaca mempengaruhi produksi pertanian, dorongan yang tinggi akan inovasi menghasilkan produk inovatif, dls.
Sama seperti pada kurva permintaan, perubahan pada kelima faktor ini akan mengakibatkan pergeseran pada kurva penawaran. Kelima faktor ini adalah faktor diluar harga.
•  Perubahan Jumlah Yang Diminta
Berubahnya jumlah barang yang ditawarkan karena adamya perubahan harga.
•  Perubahan Penawaran
Berubahnya jumlah barang yang ditawarkan, karena perubahan dalam satu atau lebih. Ceteris Paribus
•  Jenis – jenis Penawaran
1) Penawaran sub marginal : Penawaran yang dilakukan oleh penjual yang
mampu menjual dibawah harga pasar
2) Penawaran marginal : Penawaran yang dilakukan oleh penjual yang mampu menjual sama dengan harga pasar.
3) Penawaran super marginal : Penawaran yang dilakukan oleh penjual yang menjual produknya diatas harga pasar
•  Teori asas permintaan dan penawaran.
Model ini digunakan dalam pasaran bebas yang terdapat persaingan sempurna di mana tiada seorang pun pembeli atau penjual yang banyak mempengaruhi harga dan harga diketahui. Kuantiti barang yang dibekalkan oleh pengeluar dan kuantiti yang dikehendaki oleh pengguna adalah bergantung kepada harga pasaran barang tersebut. Dalam teori asas penawaran (law of supply), kuantiti yang ditawar berkait dengan harga. Ia mempunyai kecerunan positif, lebih tinggi harga lebih banyak penawaran (dengan andaian ceteris paribus). Teori asas permintaan (law of demand) pula menunjukkan kaitan berlawanan antara kuantiti yang diminta dan harga iaitu lebih tinggi harga sesuatu barang, lebih rendah permintaannya (dengan andaian ceteris paribus). Faktor-faktor lain kecuali harga dianggap tidak berubah. Kaitan ini dipanggil "keluk penawaran" dan "keluk permintaan" atau ringkasnya "penawaran" dan "permintaan".
Teori asas penawaran dan permintaan (laws of supply and demand) menyatakan bahawa keseimbangan harga pasaran dan kuantiti sesuatu barang berada pada titik pertemuan antara permintaan pengguna dan penawaran pengeluar. Di sini, kuantiti yang ditawarkan sama dengan kuantiti yang diminta (rajah) adalah seimbang. Jika harga berada di bawah titik keseimbangan di mana pengguna meminta barang dari apa yang mahu dikeluarkan oleh pengeluar ia dipanggil kekurangan barangan. Kekurangan barangan menyebabkan harga naik di mana pengeluar akan menaikkan harga sehingga ia mencapai titik keseimbangan. Jika harga barang berada di atas titik keseimbangan maka berlaku lebihan barangan. Pengeluaran akan menurunkan harga sehingga ia mencapai titik keseimbangan.
o  Keseimbangan (Ekuilibrium) Kurva Permintaan dan Penawaran
Teori penawaran dan permintaan (bahasa Inggris: supply and demand) dalam ilmu ekonomi, adalah penggambarkan atas hubungan-hubungan di pasar, antara para calon pembeli dan penjual dari suatu barang. Model penawaran dan permintaan digunakan untuk menentukan harga dan kuantitas yang terjual di pasar. Model ini sangat penting untuk melakukan analisa ekonomi mikro terhadap perilaku para pembeli dan penjual, serta interaksi imereka di pasar. Ia juga digunakan sebagai titik tolak bagi berbagabi model dan teori ekonomi lainnya. Model ini memperkirakan bahwa dalam suatu pasar yang kompetitif, harga akan berfungsi sebagai penyeimbang antara kuantitas yang diminta oleh konsumen dan kuantitas yang ditawarkan oleh produsen, sehingga terciptalah keseimbangan ekonomi antara harga dan kuantitas. Model ini mengakomodasi kemungkian adanya faktor-faktor yang dapat mengubah keseimbangan, yang kemudian akan ditampilkan dalam bentuk terjadinya pergeseran dari permintaan atau penawaran.
Model permintaan dan penawaran menerangkan interaksi dalam pasaran untuk sesuatu barangan di antara pengeluar dan pengguna, dan hubungannya dengan harga dan penawaran barangan itu. Ia merupakan model asas mikroekonomi dan digunakan untuk menjelaskan beberapa senario, dan juga sebagai konsep asas untuk berbagai-bagai model perekonomian dan teori yang lain. Ia asalnya diterangkan oleh Antoine Augustin Cournot, dan dipopularkan oleh Alfred Marshall.
Model ini meramalkan bahawa dalam sebuah pasaran bebas yang sempurna, harga berfungsi untuk menyeimbangkan jumlah diperlukan oleh pengguna dan jumlah dibekal oleh pengeluar dalam menghasilkan sebuah ekonomi seimbang.
Kurva permintaan dan penawaran memiliki slope yang berlawanan. Apabila kedua kurva tersebut bertemu, yang berarti pada tingkat harga tertentu kuantitas diminta sama dengan kuantitas ditawarkan, maka terjadi keseimbangan (ekuilibrium) di pasar. Harga pada posisi ekuilibrium ini disebut juga harga kliring pasar (market clearing price).

KESIMPULAN
Permintaan adalah sejumlah barang atau jasa yang diinginkan dibeli atau dimiliki pada berbagai tingkat harga pada waktu tertentu. Fungsi permintaan dalam ilmu ekonomi adalah sebuah fungsi yang menunjukan hubungan antara harga barang dengan jumlah barang yang diminta oleh masyarakat. Sedangkan Penawaran adalah sejumlah barang atau jasa yang disediakan untuk dijual pada berbagai tingkatan harga pada waktu dan tempat tertentu atau penawaran adalah keinginan dan kemampuan para penjual atau penyalur untuk menawarkan berbagai jumlah barang dalam suatu relevansi harga.
Teori penawaran dan permintaan dalam ilmu ekonomi, adalah penggambarkan atas hubungan-hubungan di pasar, antara para calon pembeli dan penjual dari suatu barang. Model penawaran dan permintaan digunakan untuk menentukan harga dan kuantitas yang terjual di pasar.

DAFTAR PUSTAKA
Wikipedia. Penawaran dan permintaan http://id.wikipedia.org /wiki/ Penawaran_dan_permintaan
Wikipedia . Fungsi Permintaan. http://id.wikipedia.org/wiki/Fungsi_permintaan.
Yasinta,2008.Permintaan dan Penawaran. http:// Yasinta.Wordpress.Com/ 2008/08/19/ Permintaan-Dan-Penawaran/
images.firstpearl.multiply.multiplycontent.com/.../Penawaran&Permintaan.ppt?
http://www.e-dukasi.net/mol/mo_full.php?moid=2&fname=eko103_27.htm
Makalah Dosen Sri Murtiasih, SE, MM

Kamis, 13 Januari 2011

Permintaan dan Penawaran


Permintaan dan Penawaran

A. PERMINTAAN
Permintaan adalah sejumlah barang atau jasa yang diinginkan dibeli atau dimiliki pada berbagai tingkat harga pada waktu tertentu. Fungsi permintaan dalam ilmu ekonomi adalah sebuah fungsi yang menunjukan hubungan antara harga barang dengan jumlah barang yang diminta oleh masyarakat. "Fungsi Permintaan" berasal dari dua kata, yaitu fungsi dan permintaan. "Fungsi" adalah ketergantungan suatu variabel dengan variabel lainnya.
 Keadaan keseluruhan dari hubungan antara harga dan jumlah permintaan.
•  Fungsi permintaan memiliki beberapa sifat khusus, di antaranya:
1) Fungsi permintaan bersifat negatif. Artinya, jika nilai p bertambah, maka nilai q akan berkurang, begitu juga sebaliknya. Hingga suatu saat nilai p akan menyentuh titik tertinggi (harga maksimal), titik q akan menyentuh titik terendah (barang tidak ada), sebaliknya, q akan menjadi barang bebas jika titik p mencapai titik terendahnya (harga 0 atau gratis).
2) Titik titik pada fungsi permintaan tidak dapat memiliki nilai negatif dan tidak mungkin bernilai tak terhingga (~), ini berarti fungsi permintaan selalu terletak di kuadran I.
3) Fungsi permintaan bisa berbentuk linier atau kurva.
4) Fungsi permintaan memiliki fungsi satu-satu.
•  Jumlah Barang Yang Diminta
Banyaknya permintaan pada suatu tingkatan harga tertentu.
•  Kurva Permintaan
Kurve permintaan adalah suatu kurve yang menggambarkan sifat hubungan antara harga suatu barang dan jumlah barang tersebut yang diminta oleh para pembeli. Kurve permintaan dibuat berdasarkan data riel di masyarakat tentang jumlah permintaan suatu barang pada berbagai tingkat harga, yang disajikan dalam bentuk tabel.
•  Hukum Permintaan
Jika harga naik, jumlah yang diminta akan turun. Ceteris Paribus
•  Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan
a.       Rata-rata pendapatan konsumen. Apabila pendapatan naik, setiap orang akan cenderung   mengkonsumsi lebih/membeli lebih banyak barang meskipun harga barang tidak berubah.
b.      Ukuran pasar. Kota yang populasinya lebih besar cenderung akan membeli lebih banyak daripada kota yang populasinya kecil.
c.       Harga dan ketersediaan produk-produk yang berkaitan. Salah satunya yang penting adalah produk substitusi. Misalnya saja, permintaan akan mobil berukuran sedang akan rendah apabila harga mobil berukuran kecil murah.
d.      Selera Berbagai perbedaan sejarah dan budaya akan mempengaruhi selera konsumen. Produk tertentu mungkin laku di suatu wilayah, namun tidak di wilayah lainnya. Misalnya saja, daging kerbau tidak akan laku di India karena tabu untuk dikonsumsi (kerbau adalah binatang yang mulia di India). Perbedaan ini juga dapat berupa kebutuhan psikologi tertentu, pakaian dan makanan khas daerah, rokok, mobil mewah, dan lain sebagainya.
e.      Pengaruh-pengaruh khusus. Misalnya saja, permintaan produk dekorasi natal menjelang perayaan Natal, baju renang menjelang musim panas, payung menjelang musim hujan, dan transportasi publik ketika harga parkir/bensin sangat mahal.
•  Perubahan Jumlah Yang Diminta
Berubahnya jumlah barang yang diminta karena adanya prerubahan harga.
•  Perubahan Permintaan
Berubahnya jumlah barang yang diminta, karena perubahan dalam satu atau lebih ceteris paribus
•  Jenis - jenis permintaan
1) Permintaan Absurd/Absolut
Permintaan Absurd / Absolut adalah permintaan yang tidak diikuti dengan kemampuan untuk membeli.
2) Permintaan Potensial
Permintaan potensial adalah permintaan yang sudah didukung oleh daya beli, namun belum terdapat keinginan untuk membeli.
3) Permintaan Efektif
Permintaan Efektif adalah permintaan yang didukung oleh kemampuan untuk membeli (mempunyai daya beli)
4) Permintaan Individu
Permintaan Individu adalah permintaan yang dilakukan oleh satu konsumen saja.
5) Permintaan Pasar
Permintaan pasar adalah permintaan yang dilakukan oleh konsumen secara keseluruhan dalam pasar.
•  Pengaruh Subtitusi (Penggantian)
Hukum permintaan dapat juga dijelaskan oleh pengaruh subtitusi (penggantian). Jika harga suatu barang lebih rendah dari yang diperkirakan,maka konsumen akan melihat adanya kesempatan tawar-menawar dengan memperbandingkannya dengan barang yang masih memiliki harga penuh. Konsumen untuk sementara waktu akan merubah pola konsumsinya dengan menggantikan barang yang masih memiliki harga penuh.
Andaikan ada seorang pelanggan yang masih ragu-ragu antara membeli potongan daging babi atau potongan daging sapi sebelum memasuki sebuah supermarket. Jika kemudian potongan daging babi mempunyai suatu promosi khusus dengan diturunkannya harga, sedangkan harga potongan daging sapi tidak berubah, maka hal itu mungkin akan mempengaruhi pelanggan untuk membeli potongan daging babi tanpa ada keraguan. Ini adalah suatu ilustrasi efek subtitusi (penggantian).

B.PENAWARAN
Penawaran adalah sejumlah barang atau jasa yang disediakan untuk dijual pada berbagai tingkatan harga pada waktu dan tempat tertentu. Pengertian lain dari pesnawaran adalah keinginan dan kemampuan para penjual atau penyalur untuk menawarkan berbagai jumlah barang dalam suatu relevansi harga.
 Keadaan keseluruhan dari hubungan antara harga dan jumlah penawaran.
•  Jumlah Barang Yang Diminta
Banyaknya penawaran pada satu tingkat harga tertentu
•  Kurva Penawaran
Kurva penawaran menunjukkan hubungan antara harga suatu produk dengan kuantitas yang ditawarkan (kuantitas yang bersedia diproduksi/dijual), jika hal-hal lainnya konstan/ceteris paribus. Kurva penawaran ber-slope positif, yaitu jika harga naik maka kuantitas penawaran akan bertambah, dan sebaliknya.
•  Hukum Penawaran
Jika harga naik, jumlah yang ditawarkan akan naik. Ceteris Paribus
•  Faktor Yang Mempengaruhi Penawaran
a. Teknologi/IPTEK. Teknologi berkaitan erat dengan biaya produksi. Perkembangan teknologi cenderung menurunkan biaya produksi. Semakin rendah biaya produksi atas suatu produk, semakin banyak jumlah yang diproduksi/dijual.
b. Harga input. Harga input seperti tenaga kerja, mesin, dan material juga sangat mempengaruhi biaya produksi. Semakin rendah harganya, semakin banyak kuantitas yang bersedia diproduksi.
c. Harga produk-produk yang berkaitan. Ini terutama berlaku untuk output substitusi yang diproduksi oleh satu perusahaan.
d. Kebijakan pemerintah. Kebijakan seperti pajak, teknologi yang boleh/tidak boleh digunakan, lingkungan hidup, harga listrik, upah minimum, dan lain-lainnya akan mempengaruhi biaya produksi, dan pada akhirnya empengaruhi kuantitas yang bersedia diproduksi.
e. Pengaruh-pengaruh khusus. Misalnya cuaca mempengaruhi produksi pertanian, dorongan yang tinggi akan inovasi menghasilkan produk inovatif, dls.
Sama seperti pada kurva permintaan, perubahan pada kelima faktor ini akan mengakibatkan pergeseran pada kurva penawaran. Kelima faktor ini adalah faktor diluar harga.
•  Perubahan Jumlah Yang Diminta
Berubahnya jumlah barang yang ditawarkan karena adamya perubahan harga.
•  Perubahan Penawaran
Berubahnya jumlah barang yang ditawarkan, karena perubahan dalam satu atau lebih. Ceteris Paribus
•  Jenis – jenis Penawaran
1) Penawaran sub marginal : Penawaran yang dilakukan oleh penjual yang
mampu menjual dibawah harga pasar
2) Penawaran marginal : Penawaran yang dilakukan oleh penjual yang mampu menjual sama dengan harga pasar.
3) Penawaran super marginal : Penawaran yang dilakukan oleh penjual yang menjual produknya diatas harga pasar
•  Teori asas permintaan dan penawaran.
Model ini digunakan dalam pasaran bebas yang terdapat persaingan sempurna di mana tiada seorang pun pembeli atau penjual yang banyak mempengaruhi harga dan harga diketahui. Kuantiti barang yang dibekalkan oleh pengeluar dan kuantiti yang dikehendaki oleh pengguna adalah bergantung kepada harga pasaran barang tersebut. Dalam teori asas penawaran (law of supply), kuantiti yang ditawar berkait dengan harga. Ia mempunyai kecerunan positif, lebih tinggi harga lebih banyak penawaran (dengan andaian ceteris paribus). Teori asas permintaan (law of demand) pula menunjukkan kaitan berlawanan antara kuantiti yang diminta dan harga iaitu lebih tinggi harga sesuatu barang, lebih rendah permintaannya (dengan andaian ceteris paribus). Faktor-faktor lain kecuali harga dianggap tidak berubah. Kaitan ini dipanggil "keluk penawaran" dan "keluk permintaan" atau ringkasnya "penawaran" dan "permintaan".
Teori asas penawaran dan permintaan (laws of supply and demand) menyatakan bahawa keseimbangan harga pasaran dan kuantiti sesuatu barang berada pada titik pertemuan antara permintaan pengguna dan penawaran pengeluar. Di sini, kuantiti yang ditawarkan sama dengan kuantiti yang diminta (rajah) adalah seimbang. Jika harga berada di bawah titik keseimbangan di mana pengguna meminta barang dari apa yang mahu dikeluarkan oleh pengeluar ia dipanggil kekurangan barangan. Kekurangan barangan menyebabkan harga naik di mana pengeluar akan menaikkan harga sehingga ia mencapai titik keseimbangan. Jika harga barang berada di atas titik keseimbangan maka berlaku lebihan barangan. Pengeluaran akan menurunkan harga sehingga ia mencapai titik keseimbangan.
o  Keseimbangan (Ekuilibrium) Kurva Permintaan dan Penawaran
Teori penawaran dan permintaan (bahasa Inggris: supply and demand) dalam ilmu ekonomi, adalah penggambarkan atas hubungan-hubungan di pasar, antara para calon pembeli dan penjual dari suatu barang. Model penawaran dan permintaan digunakan untuk menentukan harga dan kuantitas yang terjual di pasar. Model ini sangat penting untuk melakukan analisa ekonomi mikro terhadap perilaku para pembeli dan penjual, serta interaksi imereka di pasar. Ia juga digunakan sebagai titik tolak bagi berbagabi model dan teori ekonomi lainnya. Model ini memperkirakan bahwa dalam suatu pasar yang kompetitif, harga akan berfungsi sebagai penyeimbang antara kuantitas yang diminta oleh konsumen dan kuantitas yang ditawarkan oleh produsen, sehingga terciptalah keseimbangan ekonomi antara harga dan kuantitas. Model ini mengakomodasi kemungkian adanya faktor-faktor yang dapat mengubah keseimbangan, yang kemudian akan ditampilkan dalam bentuk terjadinya pergeseran dari permintaan atau penawaran.
Model permintaan dan penawaran menerangkan interaksi dalam pasaran untuk sesuatu barangan di antara pengeluar dan pengguna, dan hubungannya dengan harga dan penawaran barangan itu. Ia merupakan model asas mikroekonomi dan digunakan untuk menjelaskan beberapa senario, dan juga sebagai konsep asas untuk berbagai-bagai model perekonomian dan teori yang lain. Ia asalnya diterangkan oleh Antoine Augustin Cournot, dan dipopularkan oleh Alfred Marshall.
Model ini meramalkan bahawa dalam sebuah pasaran bebas yang sempurna, harga berfungsi untuk menyeimbangkan jumlah diperlukan oleh pengguna dan jumlah dibekal oleh pengeluar dalam menghasilkan sebuah ekonomi seimbang.
Kurva permintaan dan penawaran memiliki slope yang berlawanan. Apabila kedua kurva tersebut bertemu, yang berarti pada tingkat harga tertentu kuantitas diminta sama dengan kuantitas ditawarkan, maka terjadi keseimbangan (ekuilibrium) di pasar. Harga pada posisi ekuilibrium ini disebut juga harga kliring pasar (market clearing price).

KESIMPULAN
Permintaan adalah sejumlah barang atau jasa yang diinginkan dibeli atau dimiliki pada berbagai tingkat harga pada waktu tertentu. Fungsi permintaan dalam ilmu ekonomi adalah sebuah fungsi yang menunjukan hubungan antara harga barang dengan jumlah barang yang diminta oleh masyarakat. Sedangkan Penawaran adalah sejumlah barang atau jasa yang disediakan untuk dijual pada berbagai tingkatan harga pada waktu dan tempat tertentu atau penawaran adalah keinginan dan kemampuan para penjual atau penyalur untuk menawarkan berbagai jumlah barang dalam suatu relevansi harga.
Teori penawaran dan permintaan dalam ilmu ekonomi, adalah penggambarkan atas hubungan-hubungan di pasar, antara para calon pembeli dan penjual dari suatu barang. Model penawaran dan permintaan digunakan untuk menentukan harga dan kuantitas yang terjual di pasar.

DAFTAR PUSTAKA
Wikipedia. Penawaran dan permintaan http://id.wikipedia.org /wiki/ Penawaran_dan_permintaan
Wikipedia . Fungsi Permintaan. http://id.wikipedia.org/wiki/Fungsi_permintaan.
Yasinta,2008.Permintaan dan Penawaran. http:// Yasinta.Wordpress.Com/ 2008/08/19/ Permintaan-Dan-Penawaran/
images.firstpearl.multiply.multiplycontent.com/.../Penawaran&Permintaan.ppt?
http://www.e-dukasi.net/mol/mo_full.php?moid=2&fname=eko103_27.htm
Makalah Dosen Sri Murtiasih, SE, MM

0 komentar:

 

Maiia Maulani Copyright © 2009 Paper Girl is Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by Birthday Gift Idea